MABA

Mulai menginjak dunia Kampus, lagi semangangat-semangatnya cari teman baru saat OSPEK. Penasaran dengan dunia Kampus :-)

Slide # 2

2 Minggu jadi Mahasiswa

Tugas bertubu-tubi datang menghampiri :-(

Sisi Lain Mahasiswa

Pergi ke Jalan yang "katanya" untuk membela hak dan Kepentingan Rakyat -_-

Proses Skripsi

Susahnya saat bimbingan dan sering di PHP-in Dosen :-[

Graduation

Akhirnya lulus juga, meninggalkan kenangan di kampus dan mulai menyongsong dunia kerja :-)

Sabtu, 03 Januari 2015

Tips Asyik Menghadapi Ujian Akhir Semester (UAS)


Namanya mahasiswa pasti mau gak mau harus ngadepin UTS dan UAS. Karena emang ga bisa dihindari ya jadi kenapa gak kita siasati aja? Caranya? Tentu saja dengan persiapan yang matang. Salah satu dan yang paling mendasar adalah belajar. Sebetulnya untuk mendapatkan nilai yang tinggi kita juga bisa mengandalkan teman ataupun melakukan hal-hal curang lain, tapi sebagai MAHAsiswa yang sukses, orientasi kita adalah belajar dan bukan mendapat nilai yang tinggi. Jadi, mulai sekarang kita hilangkan pikiran mencontek. Oke..? Kecuali dalam keadaan yang sangat sangat dan sangat terdesak. Hehe.

Sebagian besar dari kita pasti belajar mati-matian hanya sekali yaitu malam sebelum ujian dilaksanakan. Belajar seperti itu justru memperparah kondisi kita saat ujian, bisa jadi kita malah mengantuk, sakit dll saat ujian berlangsung. Nah,, kali ini kita akan membahas tips asyik belajar efektif dan berbagai persiapan lainnya yang menentukan keberhasilan UTS dan UAS. Diantaranya:


  • Membuat perencanaan waktu

Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat jadwal rencana belajar, bermain, refreshing dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Sesuaikan juga jadwal dengan kemampuan kita, jangan membuat jadwal yang terlalu padat sehingga membuat kita kehilangan semangat.


  • Belajar kelompok

Belajar kelompok dapat menjadi kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan karena ditemani oleh teman dan berada di rumah sendiri sehingga dapat lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi oleh pengawas seperti kakak senior agar belajar tidak berubah menjadi bermain. Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang belum pandai jadi ketularan pintar. Jangan mengajak terlalu banyak teman karena hal itu dapat memicu kita tidak konsentrasi, sebaiknya belajar kelompok dilakukan 4-6 orang. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah diskusi tanya jawab tentang materi kuliah baik dari dosen maupun buku-buku untuk lebih mengkritisi materi.


  • Belajar menyeluruh

Sebaiknya kita tidak pilah-pilih materi untuk belajar, usahakan semua materi kuliah sudah kita hafal minimal sudah dibaca berkali-kali. Ada yang membaca satu kali dia langsung hafal dan ada yang harus berulang-ulang kali untuk menghapalnya, jadi kita harus pandai menilai diri sendiri berapa kali minimal untuk membaca. Walaupun kadang dosen memberikan kisi-kisi materi yang diujikan tetapi kita harus berorientasi ke masa depan,  pelajari semua materi yang pasti akan berguna dikemudian hari.


  • Persiapkan peralatan ujian

Jikalau perlu, bawalah jam tangan untuk mengatur waktu dalam mengerjakan soal-soal ujian. Pastikan juga perlengkapan tulis kita lengkap. Jika berupa Lembar Jawab Komputer, bawa pensil 2B yang asli, karet untuk menghapus, serta papan kerja/tulis. Untuk yang bentuk Essay, usahakan bawa pulpen, pena, ballpoint dan cadangannya. Bawa juga peralatan tambahan seperti kalkulator dan kartu tanda peserta ujian.



  • Jangan begadang sebelum ujian

Jangan begadang waktu malam Ujian akan dilaksanakan. Indikasi yang terjadi jika tetap begadang adalah mengantuk saat ujian atau malah jatuh saki. Perlu diketahui, pola begadang kita untuk menghadapi UTS dan UAS dengan meminum minuman seperti kopi, sudah memaksa tubuh kita, memaksa mata kita untuk terbuka, ini jelas tidak wajar dan terkesan dipaksakan sehingga tidak lumrah untuk dirasakan.


  • Atur makan dan minum

Utamakan makanan dan minuman yang bergizi, jangan makan dan minum yang sembarangan. Susun jadwal makan teratur. Pastikan kebersihan makanan dan minuman tersebut hal ini akan berpengaruh pada daya tahan tubuh, konsentrasi dan yang pasti berpengaruh ke suplai energi yang cukup bagi anggota tubuh. Jangan sampai kita kelaparan ataupun kekenyangan saat ujian atau bahkan sampai perut sakit.


  • Siapkan pakaian ujian yang nyaman

Agar kita percaya diri dan nyaman saat mengerjakan soal ujian utamakan pakaian yang sopan dan nyaman, jangan gunakan pakaian yang terlalu tertutup dan atau terlalu tebal sehingga membuat panas tubuh. Untuk wanita jangan gunakan pakaian yang agak terbuka karena dapat mengganggu konsentrasi teman pria sebelahnya.


  • Rileks jangan sampai merasa tertekan

Jangan samakan menghadapi ujian dengan menghadapi calon mertua. Jangan sampai kita grogi dihadapan pengawas ataupun grogi karena waktu ujian hampir selesai hal tersebut dapat menghilangkan konsentrasi. Jika diperbolehkan kita bisa makan permen untuk menghilangkan rasa tertekan.


  • Jangan sombong untuk berdo’a

Jangan pernah lupa untuk berdo’a sebelum mengerjakan soal. Salah satu manfaatnya adalah memantapkan hati sehingga kita mudah berkonsentrasi.

GoodLuck!!

12 Kebiasaan Mahasiswa Menuju Sukses

Pengalaman sukses kuliah tiap orang tentu saja berbeda. Cara yang efektif untuk seseorang, bisa jadi tidak efektif bagi orang lain. Tetapi dengan mengikuti beberapa prinsip dasar, kamu bisa juga meraih kesuksesan yang sama.
Perlu diingat, kesuksesan di kampus tidaklah hanya bergantung pada selusin tips. Seorang mahasiswa harus mengupayakan berbagai cara untuk meraih kesuksesan akademik dan non-akademik di kampus.
1. Tujuan jangka pendek dan jangka panjang
Menetapkan tujuan dan memenuhinya benar-benar menjadi momentum kesuksesan. Memiliki tujuan akan memberi kita arah dalam kehidupan kuliah. Sebuah tujuan juga akan mendorong kita terus maju ketika kita ragu tentang apa yang akan kita alami.
2. Mengikuti jadwal belajar
Kuliah adalah tentang menguasai seni multitasking. Untuk melakukan berbagai pekerjaan dalam satu waktu, kita perlu membuat jadwal kegiatan dan rencana belajar. Demikian dilansir Campus Grotto, Senin (23/9/2013).
3. Memanfaatkan dosen
Mahasiswa yang sukses tahu betul bagaimana cara mendulang ilmu sebanyak mungkin dari para dosen. Mereka mendatangi dosen pada saat jam kerja dan berdiskusi tentang materi kuliah. Dengan melakukan hal ini, mahasiswa akan mendapat nilai lebih baik dalam ujian, lebih puas dengan kuliah, dan merasa lebih terhubung dengan kampus dan para dosen.
4. Menggunakan teknik belajar dan mencatat
Menguasai teknik belajar dan mencatat yang tepat memungkinkan kita untuk belajar lebih baik dan efisien.
5. Aktif di kegiatan ekstrakurikuler
Siapa bilang sukses di kampus berarti melulu menghadapi setumpuk buku? Mahasiswa yang sukses juga aktif dalam berbagai kegiatan luar ruangan seperti di unit kegiatan mahasiswa (UKM). Aktivitas ini justru meningkatkan kepuasan seseorang tentang pengalaman kuliah mereka.
6. Memanfaatkan sumber daya kampus
Mahasiswa sukses enggak malas memanfaatkan perpustakaan dan pusat karier di kampus.
7. Menyeimbangkan kuliah
Triknya adalah memilih mata kuliah yang bervariasi baik dari beban SKS maupun tingkat kesulitannya.
8. Rajin kuliah dan aktif di kelas
Seperti halnya sekolah, mahasiswa yang sukses duduk di depan dan aktif dalam diskusi di kelas. Mereka bertanya dan memberikan pendapat.
9. Memanfaatkan peralatan belajar.
10. Siap menghadapi ujian
Karena ujian memberi persentase terbesar dalam nilai akhir, maka mahasiswa sukses tahu betul bagaimana belajar dan mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian.
11. Membuat kelompok belajar
Biasanya, seseorang akan belajar lebih banyak ketika dia belajar bersama di sebuah kelompok kecil ketimbang belajar sendiri. Seseorang akan belajar lebih baik dengan mengajari orang lain karena materi yang kita ajarkan menjadi lebih kuat menancap di memori. Sebaliknya, kita juga bisa meminta saran dari teman tentang hal yang belum kita kuasai.
12. Tidur cukup
Kuliah membutuhkan tubuh yang sehat. Mahasiswa butuh istirahat yang cukup serta sehat secara fisik dan psikis. Lama tidur yang dijalani seseorang berdampak besar pada performa akademiknya. Mendapatkan otak yang encer dimulai dengan tidur yang cukup.

Stres Karena Tugas Kuliah? Butuh Solusi!

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghadapi deadline tugas kuliah. Salah satunya adalah mengatur waktu dengan baik (time management). Aturlah prioritas dan jadwal sehari-hari dengan baik. Dengan menentukan prioritas maka para deadlinersmemahami hal-hal penting apa saja yang akan dilakukan terlebih dahulu. Dengan mengatur jadwal, maka para deadliners dapat menyusun rencana dari jauh hari sebelumdeadline pengumpulan tugas mengenai apa-apa saja yang harus dikerjakan sehingga tugas tidak dibiarkan menumpuk. Selain itu, dengan jadwal yang tersusun rapi maka paradeadliners bisa mengatur waktu kapan mereka mengerjakan tugas dan kapan bersantai melakukan aktivitas lainnya. Cara lainnya yaitu berusaha untuk menjalani hidup dengan lebih rileks dan bahagia. Jika kita merasa rileks maka saraf-saraf tubuh kita akan ikut rileks dan santai.

Ada cara lain untuk merefreshing otak lho, dari tugas kuliah. ini dia :
1. Baca Twitter
    Biasanya kalau udah baca twitter bisa melupakan sedikit pikiran tentang tugas kuliah. Cari aja sesuatu        tweets yang keren-keren pasti lama-lama kelamaan keasyikan, atau cari tweets-tweets yang bisa bikin motivasi kita. Dijamin bisa sedikit ngerefresh otak.

2. Tidur
     Jangan di paksaain kalo udah gak bisa di lanjutin buat mikir, mending istirahat dulu. kalo dipaksain yang ada pasti kita malah tambah stress. Tidur lah untuk melupakan sejenak semua tugas yang udah bikin kita stress. pasti bangun-bangun lebih seger pikiran kita.

3. Hang Out
    Ini salah satu pilihan paling asyik, dimana kita bisa cari udara segar sekalian cuci mata. gak fokus sama tugas terus, bete juga kan. Nongkrong sama temen-temen, cocok banget seperti ngbrol, curhat, nonton film yang lagi hits di bioskop, main game bareng, atau sekedar jalan-jalan aja, sapa tau jadi shooping juga.

4. Meditasi
    Meditasi sangat bagus tidak hanya untuk menghilangkan stres, tetapi juga untuk relaksasi otot. Penelitian telah menunjukkan bahwa meditasi dapat membantu dalam menurunkan tekanan darah, nah cocok lah buat menahan amarah, Belajar untuk sabar ketika kita mengahadapi masalah tugas

5. Makan
    Kebanyakan berfikir membuat otak kita bekerja lebih ekstra dan tenaga pun terkuras. Biasanya kalau sudah kelamaan ngerjain tugas bisa bikin lupa makan. Alhasil  lemes, ngantuk, gak kuat mikir lagi. Ternyata makan bisa mengembalikan semangat kita lagi, karena tubuh kita sudah terisi tenaga, dan pastinya gak bikin kita ngantuk deh.

6. Mendengarkan Musik
    Cari tahu apa jenis musik mana yang bisa membantu anda mengerjakan tugas dan kemudian membuat koleksi musik anda bertamba, selain itu solusi nya membantu anda menjadi lebih rileks dan merasa lebih baik. Tidak merasa tertekan juga.

7. Berteriak
    Bertujuan melepaskan semua segala sesuatu masalah yang telah membebani kita. Dengan cara berteriak sekencang-kencang nya bisa meringankan beban pikiran kita, sehingga pikiran pun lebih enak dalam mengerjakan tugas. Serasa beban di pikiran sedikit terkurangi. 

Demikian solusi atau cara mengatasi stress karena tugas kuliah, semoga dapat bermanfaat bagi para pembaca. Sebenarnya stress tersebut tidak akan bertambah bila kita terus berfikiran positif, jangan lupa terus ber doa untuk mengiringi semua langkah kita, dalam setiap kegiatan yang kita lakukan. Terimakasih 


A.C.O (Akademik, Cinta, dan Organisasi)

Berbicara tentang format mahasiswa ideal selalu menarik didiskusikan. Dalam konteks akademik, mahasiswa mempunyai tanggung jawab terhadap almamaternya maupun terhadap diri sendiri dan orang tua agar kuliahnya menghasilkan predikat memuaskan dan tepat waktu.


Sisi lain mahasiswa mempunyai label ”agent social of change” yang juga tak kalah pentingnya dilakukan. Kondisi ini masuk pada ranah kedudukan mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat. Bahkan predikat ini sudah mengakar pada masyarakat umum bahwa mahasiswa merupakan garda terdepan dalam menatap perubahan masa depan bangsa.Masyarakat memandang mahasiswa itu bisa segalah-galahnya, baik dalam persoalan keilmuan maupun dalam urusan sosial. Dengan demikian ketika mahasiswa menjadi sarjana, mereka harus mampu merespon sekian persolan sosial yang terjadi di sekitar lingkungannya.
      Sementara, pada tataran tanggung jawab akademik mahasiswa dihadapkan pada kehidupan masa depan mereka. Selesai kuliah, bekerja atau menambah daftar pengguran terdidik? Artinya, pada wilayah ini mahasiswa bersentuhan yang namanya dunia kerja. Bicara dunia kerja terkait dengan kemampuan akademik dan IPK.
Bagi mahasiswa yang memiliki kesadaran sosial (social awareness), paradigma yang dibangun adalah selain belajar juga diimbangi (balance) dengan kegiatan sosial, dengan harapan mereka dapat melaksanakan label yang selama ini dimiliki mahasiswa, yaitu sebagai agen perubahan sosial. Pada konteks ini mahasiswa dihadapkan problem benturan aturan akademik yang mengekang kreativitas mahasiswa.

Mahasiswa harus menyeimbangkan A.C.O !!!
What is A.C.O ?
ACO adalah singkatan dari; 
A=Akademik
C=Cinta
O=Organisasi
Dari dua dimensi tanggung jawab di atas itulah, kemudian melahirkan beberapa tipikal mahasiswa. 
         Pertama, Mahasiswa akademik ansich. Mahasiswa model ini biasanya rajin ke kampus. Ada yang menyebutnya mahasiswa kupu-kupu (kuliah-pulang), mahasiswa segi tiga K (Kuliah, Kantin, dan Kos). Datang tepat waktu, semua tugas dikerjakan, catatan lengkap, dan manut pada dosen. biasanya diakhir semester menjadi incaran banyak mahasiswa untuk sekedar memfotokopi bahan kuliah dan dijadikan mitra menjawab soal UAS. Banyak Mahasiswa yang fokus pada akademik saja cenderung kaku, kecerdasan diukur dengan indeks prestasi yang mereka dapatkan, bisa dikatakan bahwa tipe seperti ini egois dan kepercayaan dirinya tinggi, sehingga menganggap hanya dirinyalah yang mampuh, Mahasiswa model ini juga cendrung terjebak pada ranah formalitas dan menganggap bahwa ruang kuliah (baca : dosen) merupakan medium satu-satunya sumber ilmu.
   Ada lagi yang sibuk dengan CINTAnya, menganggap bahwa hidup tanpa cinta ''MATI'' bener juga sih, tapi nggak gitu gitu juga kallee '' versi anak gaul. 
       
 Beda lagi dengan Mahasiswa yang hari harinya sibuk dengan ORGANISASI, yang model kaya begini biasanya jarang masuk kampus, mereka mengedepankan idealisme mereka yang menganggap tidak ada orang yang sukses tanpa berorganisasi.
      Demikian perlu dipahami bahwa tiga hal tersebut harus diseimbangkan, kehidupan setelah kuliah tidaklah muda seperti yang kita bayangkan, ketika kita hanya paham akademik saja maka faktanya, seringkali mahasiswa tipe ini gagap ketika berhadapan pada persoalan nyata yang terjadi di masyarakat. Padahal mahasiswa mempunyai tanggung jawab sosial, selesai kuliah diharapkan bisa membangun desanya, pada level lebih besar membangun provinsi, agama dan negaranya. Begitupun dalam dunia kerja, ketika ia gagal dalam persaingan sesuai jurusannya, otomatis menjadi pengangguran terbuka, karena tidak mempunyai skill yang lain (monotonous capability). Kecendrungan negatif adalah gengsi bekerja kalau itu bukan bidangnya, lebih baik nganggur dari pada menahan malu. Hal itu terjadi, karena paradigma yang terbentuk adalah pada orientasi (orientation) bukan kesadaran (awareness). 
Mahasiswa yang organizator. kita stop sampai di sini, kita harus mengkaji dulu, ada satu pertanyaan yang muncul, 
      apakah semua mahasiswa yang organizator mampu mengatur space space hidupnya sendiri'  ?jawabannya ''BELUM TENTU'' 
       kebanyakan mahasiswa mengatasnamakan organisasi lalu meninggalkan kuliahnya demi organisasi namun tidak jelas apakah betul betul demi oraganisasi atau bukan, mala ada fakta yang terjadi bahwa  ada beberapa mahasiswa yang menggunakan organisasi sebagai tempat bersembunyi dari mata kuliah, sebetulnya Mahasiswa yang seperti ini bisa dikatakan dalam tanda kutip ''Penghianat Organisasi'',
kenapa demikian ?, karena mahasiswa yang paham organisasi maka dengan sendirinya ia mampu mengatur jadwalnya sendiri, kapan dia harus berorganisasi, kapan harus masuk kuliah, dan kapan ngapel di rumah Pacar.
         Mahasiswa sebagai agen of change artinya adalah sebagai orang yang bisa mengadakan perubahan pada suatu sistem sosial (individu, keluarga, masyarakat, nusa bangsa) kearah yang lebih baik. Jika ingin benar-benar menjalankan kewajiban tersebut pegang dua pilar yiatu akademi dan organisasi
   
Intinnya semua harus diseimbangkan !! Inilah mungkin yang harus dipegang oleh setiap para organisator. Dan inilah senjata paling ampuh menurut filosof terkenal Pieget yang dikenalkannya sebagai Equilibrium. Keseimbangan untuk mengatur kapling-kapling pikirannya
     Seorang organisator yang profesional apabila didasarkan oleh teori Pieget ini adalah bisa membedakan pemikiran pada saat di organisasi dan pemikiran pada saat kuliah. Mungkin contoh yang paling umum dan agak menggelitik ketidak profesionalan seorang organisator ketika permasalahan ASMARA dibawahnya dalam forum organiasasi, sehingga mempengaruhi kinerjanya. Bahkan permasalahan ini bisa merembet sampai ke perkuliahan, dan seterusnya. Sangat sulit memang untuk menerapkan Equilibrium ini. Namun mari kita mencobanya.. :) 

Mahasiswa yang baik adalah mahasiswa yang sukses Organisasi, sukses Akademik dan tidak mengecewakan Pacar

Jumat, 02 Januari 2015

Cerita Kocak


Mahasiswa Gokil

Diruang kuliah, seorang dosen senior sedang memarahi mahasiswanya:
Dosen        : "menjawab saja tidak becus, eh malah bercanda dan ngobrol seenaknya. Menjawab soal                       aja juga ga ada yg tahu, jadi percuma aja kuliah ini,Hayo Sekarang yang merasa dungu                         BERDIRI !!!! " sang dosen membentak. Beberapa menit suasana hening. Tiba-tiba dari                            bangku belakang seorang mahasiswa berdiri. 
Dosen        : "Jadi kamu yakin betul, kamulah si dungu itu ??? " 
Mahasiswa : " Bukan begitu pak, saya cuma tidak tega melihat Bapak berdiri sendiri."

Anggota Dewa Kampungan

Suatu hari di salah satu ruangan di gedung MPR/DPR. Seorang anggota dewan yang baru diangkat, tampak masih canggung, lugu dan serba kikuk di kantornya.

Rupanya dia wakil dari daerah dan belum pernah bekerja atau punya ruangan yang megah. Beberapa saat kemudian, ada yang mengetuk pintu ruangannya.

Setelah dibuka, berdiri dihadapannya 2 orang dengan koper besar dan segulungan kabel. "Wah...,ini pasti wartawan TV yg mau mewawancarai aku...", (pikirnya dalam hati).
Agar tampak berwibawa dan membela rakyat, sambil melihat jam dan mengangkat telepon dia berkata: "Maaf tunggu sebentar, saat ini saya harus menghubungi ketua fraksi untuk melaporkan hasil-hasil sidang hari ini..."
Kemudian selama beberapa puluh menit dia menelpon dan terlibat pembicaraan tingkat tinggi, sambil sekali-sekali menyebut-nyebut 'demi rakyat' atau 'kepentingan rakyat' keras-keras. Setelah selesai sambil meletakan gagang telepon dia berkata pada dua orang tamunya tersebut.
"Nah, sekarang wawancaranya bisa kita mulai..."
Kedua orang itu tampak bingung dan berpandangan satu sama lain. Akhirnya salah satunya berkata: 
"Maaf pak..., kami datang kesini mau memasang saluran telepon bapak..."

Mabok

Ada dua orang mabok tengah hari bolong..pas liat matahari pada ribut:

cwo1 : wah bulan terang banget ye tong . . .
cwo2 : bulan apaan, matahari itu
cwo1 : bulan
cwo2 : wah mabok lu, matahari tu tong

ada bapa-bapa lewat. .

cwo2 : tanyain aja dah noh ke bapa-bapa, itu bulan apa matahari
cwo1 : pak gw mau nanya nih
bapa : iya mas nanya apa?
cwo1 : itu matahari ape bulan?
bapa : wah saya kurang tau mas, saya orang baru disin

Kamis, 01 Januari 2015

About Me


Nama            : Dwi Astuti
NIM             : 1301413077
Rombel         : 02 (dua)
Alamat          : Peniron, Rt 01/05, Pejagian, Kebumen, Jawa Tengah
Hobi             : Mendengarkan Musik
Motto Hidup : Jangan takut mencoba (hal positif tentunya) berhasil atau tidak itu nomor dua
Studi             : Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Universitas negeri Semarang (2013)
Media Sosia  : https://www.facebook.com/wie.tearful

Rabu, 31 Desember 2014

Cara Cerdas Naklukin Si Dosen Killer

Punya dosen Killer? Pasti punya dong. Di setiap kampus ada aja dosen yang selalu bikin kita keki, gak bersahabat dan pelit banget ngasih nilai. Bahkan, kadang-kadang doi bisa jadi manusia tega yang karena telat ngumpulin tugas, kamu terpaksa ngulang di tahun depan. Sebel kan.
Tapi yang harus kamu tau, justru dosen killer ini gak boleh kamu musuhin. Doi belum tentu hanya kamu temui dalam satu semester aja. Biasanya dosen killer ini termasuk dosen kompeten andalan kampus yang nantinya ngasih kamu materi kuliah yang rumit di semester mendekati kelulusan.
Gak hanya itu, bisa jadi nanti doi yang jadi dosen pembimbingmu. Kalau udah gini, bisa ribet jadinya. Makanya, jangan nyoba-nyoba deh jadi musuh Doi. Sebaiknya kamu menjalin persahabatan dengan dosen killer ini.
Nah, ini beberapa trik jitunya.
Jadi Detektif Cerdas
Kamu gak harus baca Sherlock Holmes atau jadi Detektif Conan. Cukup mencari tau detail tentang dosen ini. Makanya kamu harus gaul di kampus. Deketin senior-senior yang udah jadi korban doi. Namun, kamu juga wajib deketin senior yang hidupnya selalu mulus selama jadi mahasiswa doi. Korek-korek informasi tentang apa yang boleh dan gak boleh kamu lakukan selama  mengikuti mata kuliahnya. Cari tahu sifat dosen killer, apa yang bikin doi BT, gimana cara ngajarnya apakah teks book atau suka diskusi, gimana peraturan doi pas ngajar, standar nilai yang doi kasih, aktivitas di kampus, gimana doi pas PMS ampe kalau perlu detail keluarganya lho. Bukan buat belajar kepo, tapi buat bahan pembicaraan ringan kalau kamu tiba-tiba ketemu di jalan.
Sering-sering Sapa dan Ajak Senyum
Kalau ketemu di jalan atau kampus kamu harus sering sapa doi lho. Jadi doi inget sama kamu, dan ngerasa kamu hormat dan respek. Kalau udah gini, Insya Allah, doi pasti juga senyum dong sama kamu.
Pedekate
Bukan hanya gebetan aja lho yang harus kamu Pedekatein. Dosen juga. Bukan untuk bikin skandal murahan, tapi supaya kalian bisa saling mengenal dan menciptakan hubungan emosional yang cukup dekat. Doi bahkan bisa kamu ajak sharing dan diskusi. Biasanya dosen killer itu sangat terbuka ketika ada mahasiswanya yang ngajak diskusi di luar jam kuliah. Bisa-bisa doi ngasih kisi-kisi ujian lho.

Rajin Tongkrongin Mata Kuliah
Banyak mahasiswa yang paling males masuk mata kuliah dosen killer. Biasanya mahasiswa ini sakit hati setelah dimarahin karena telat. Padahal kalau mau dewasa, siapa suruh kamu telat bangun. Kalau baru sedikit aja dimarahin terus kamu mogok masuk kelas, yang ada kamu masuk daftar hitam doi. Buktiin kalau kamu bukan mahasiswa lemah yang gak punya nyali.
Ikut jadi Panitia dalam Setiap Acara yang Doi Adakan
Yang satu ini gak wajib sih. Tapi biasanya setiap dosen bakal suka kalau mahasiswanya mau ngebantuin buat nyelenggarain acaranya. Kamu bisa dapet nilai plus karena dianggap sebagai mahasiswa yang aktif, cerdas, cekatan dan supel. Selain itu, dosen yang aktif dan suka ngadain acara biasanya punya banyak kenalan orang-orang penting dan terkenal. Ini kesempatan bagus buat kamu untuk memperluas jaringan. Siapa tau, nanti malah ngasih kamu rekomendasi untuk magang.
Jangan Pernah terlihat Bodoh di Kelasnya
Jangan pernah terlihat bodoh dan sama sekali gak ngerti dengan materi yang doi kasih. Terutama kalau doi tipe dosen yang suka ngajak diskusi mahasiswanya. Apalagi kalau Doi udah mulai baik dan ramah sama kamu. Jangan bikin si dosen killer kecewa. Kalau udah gini, jangan harap kamu bisa dapet nilai bagus.
Jangan Membuat Dosen Killer Terlihat Bodoh di Kelas
Satu hal yang sering dilakukan oleh mahasiswa yang kesal dan menganggap dosennya musuh adalah bersikap arogan, serta membuat gara-gara agar sang dosen terlihat bodoh di mata mahasiswanya. Itu sih terserah kamu. Tapi hati-hati lho kalau memancing permusuhan dengan dosen killer ini, jangan harap kamu bisa lulus setiap mata kuliahnya.
Gak akan ada ruginya buat kamu menjalin persahabatan dengan dosen killer ini. Sebagai mahasiswa, udah seharusnya kamu mengasah kecerdasan dari sekarang, termasuk belajar menghadapi dan menaklukan orang yang jadi “nightmare“ kamu, seperti dosen killer ini. Jangan dengerin deh kata-kata temen yang ngatain kamu penjilat. Yang paling penting, urusan perkuliahanmu lancar jaya seperti jalan tol, dan bokap gak bakalan marahin kamu yang gak lulus-lulus gara-gara kesandung matakuliah sang Dosen Killer